Tata Kelola Perusahaan Oto Finance

Kami menjalankan bisnis dengan memegang teguh prinsipprinsip menerapkan Tata Kelola Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance – GCG), yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Bertanggungjawab, Independen dan Kewajaran. Kelima prinsip tersebut menjadi landasan bagi Perseroan dalam setiap aspek usaha dan operasional Perseroan. Melalui penerapan prinsip GCG secara berkelanjutan, Perseroan berharap mampu mewujudkan etika bisnis yang bermartabat sesuai dengan visi dan misi Perseroan.

Berikut ini adalah uraian pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dalam praktik proses bisnis yang kami jalankan selama ini :

PRINSIP GCG/ GCG PRINCIPLES.

Transparansi

Prinsip keterbukaan informasi, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam mengungkapkan informasi material dan relevan mengenai Perseroan.

Akuntabilitas

Prinsip kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggungjawaban organ Perseroan sehingga pengelolaan Perseroan terlaksana secara efektif.

Tanggung Jawab

Prinsip kesesuaian dan kepatuhan di dalam pengelolaan Perseroan terhadap prinsip korporasi yang sehat serta peraturan perundangan yang berlaku.

Independensi

Prinsip pengelolaan Perseroan secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.

Kewajaran

Prinsip perlakuan yang adil dan setara dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan.

Landasan penerapan Tata Kelola Perusahaan di Perseroan juga telah sesuai dengan Undang – Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta merujuk pada

Anggaran Dasar Perseroan. Penerapan GCG di Perseroan tidak hanya ditujukan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada segenap Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan tetapi juga merupakan wujud nyata dari komitmen Perseroan dalam meningkatkan nilai tambah dalam setiap layanan yang diberikan. Di sisi lain, melalui penerapan GCG secara konsisten, manajemen senantiasa mengedepankan mekanisme usaha dan bisnis yang sehat dalam membangun Perusahaan Pengembang Kelas Dunia.

 

Meningkatkan kepercayaan dari para pemangku kepentingan dan pemegang saham.
Meningkatkan kualitas pelaporan dan aspek kepatuhan.
Memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terkait dengan kegiatan bisnis dan operasional Perseroan.
Mendorong pengelolaan Perseroan secara profesional, efektif dan efisien.
Menciptakan mekanisme fungsi Organ Perusahan yang akuntable, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Memastikan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik dalam setiap proses pengambilan kebijakan serta kegiatan usaha dan operasional lainnya.
Memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

kodeetik

Perseroan menyadari bahwa implementasi Good Corporate Govrenance secara konsisten sebagai budaya Perseroan merupakan salah satu langkah yang dapat meningkatkan nilai dan tumbuh kembangnya bisnis Perseroan secara berkesinambungan. Oleh karena itu perlu adanya penerapan pengelolaan Perusahan secara baik dan benar. Pedoman Perilaku tersebut disusun untuk melaksanakan pengelolaan perusahaan yang baik dan benar sehingga diperlukan suatu pedoman yang bertujuan untuk membentuk dan mengatur kesesuaian tingkah laku sehingga mencapai penerapan GCG yang konsisten sebagai budaya Perseroan yang memaksimalkan penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik sehingga tercapainya Visi dan Misi Perseroan.

Pedoman Perilaku (Code of Conduct) merupakan acuan bagi seluruh insan Perseroan dalam bekerja dan berinteraksi dengan segenap stakeholders Perseroan. Dengan nilai-nilai pokok Perseroan dan melaksanakan Pedoman Perilaku Perseroan secara konsisten seluruh karyawan, dimanapun ia berada dan bekerja senantiasa mendukung terlaksananya Tata Kelola Perusahaan yang baik yang pada akhirnya akan meningkatkan citra Perseroan (corporate image) bagi seluruh stakeholders-nya. Pedoman perilaku Perseroan mengatur kebijakan nilai-nilai etis yang dinyatakan secara eksplisit sebagai suatu standar perilaku yang harus dipedomani oleh seluruh karyawan.

mekanisme-pengaduan

PT Summit Oto Finance memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas yang memudahkan pelanggan untuk menyampaikan pertanyaan, informasi dan keluhan melalui layanan Call Center 1500 686, email cs@oto. co.id dan juga menyediakan menu “Tanya OTO” pada website http://www.otofinance.co.id.

PT Summit Oto Finance juga melayani customer yang datang langsung, melalui surat, atau menyampaikan keluhan melalui media massa. Setiap pertanyaan, informasi dan keluhan pelanggan merupakan prioritas perseroan untuk dapat dilayani dan diberikan solusi dengan cepat, tepat dan memuaskan.

praktik-tatakelola

Jajaran manajemen dan seluruh karyawan Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan secara berkelanjutan. Kesadaran akan pentingnya komitmen untuk menegakkan prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha dan operasional didasarkan pada tujuan Perseroan untuk menegakkan integritas dalam menjalankan bisnis yang sehat dan berkesinambungan. Komitmen terhadap penerapan instrumen ini bagi PT Summit Oto Finance tidak hanya mewakili kewajiban untuk mematuhi peraturan yang berlaku namun diyakini sebagai kunci sukses dalam upaya pencapaian kinerja usaha yang efektif, efisien serta berkelanjutan.

manajemen-resiko

Komite Manajemen Risiko merupakan komite di bawah Komisaris yang bertugas untuk membantu Komisaris dalam pengelolaan risiko yang dihadapi Perusahaan. Komite Manajemen Risiko ditetapkan melaui Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa tanggal 19 April 2011.

Komite Manajemen Risiko menerapkan berbagai pendekatan pengelolaan risiko sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan terkait untuk meminimalisir dampak risiko terhadap kegiatan usaha dan operasional Perusahaan.

Tugas dan Tanggung Jawab

Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko Perusahaan adalah sebagai berikut:

 

Mengidentifikasi seluruh jenis risiko yang berasal dari segenap kegiatan usaha unit-unit Perusahaan serta menetapkan kebijakan dan strategi risk metrics & indikator- indikator manajemen risiko yang digunakan.
Membangun mekanisme risiko di setiap jenis risiko, termasuk akuntabilitas (accountability) dan pertanggungjawaban (responsibility) setiap unit.
Memperbaiki kebijakan dan prosedur pembiayaan atas dasar laporan dari Divisi Manajemen Risiko dan memberikan arahan khususnya yang berkenaan dengan ketaatan terhadap kebijakan dan prosedur pembiayaan yang berlaku.
Menetapkan portfolio/exposure/sectoral limit untuk masing-masing industri.
Menyampaikan laporan tertulis secara berkala kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris, mengenai hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan kebijakan pembiayaan Perusahaan.
Memberikan saran langkah-langkah perbaikan kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris mengenai hal-hal yang terkait dengan hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan kebijakan pembiayaan Perusahaan.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s